Musim hujan sering kali membawa tantangan besar bagi pengendara. Jalanan yang berubah menjadi lautan dadakan membuat banyak orang nekat menerobos banjir demi sampai ke tujuan. Namun, di balik keberanian itu, ada bahaya besar yang sering tidak disadari: water hammer. Fenomena ini bukan sekadar membuat mesin mati mendadak, tetapi bisa menghancurkan jantung kendaraan Anda dalam sekejap.
Apa Itu Water Hammer?
Water hammer adalah kondisi ketika air masuk ke ruang bakar mesin melalui saluran udara (intake manifold). Mesin yang seharusnya menghisap udara justru menghisap air. Karena air tidak bisa dikompresi seperti udara, tekanan di ruang bakar meningkat drastis. Akibatnya, komponen vital seperti piston, connecting rod, hingga blok mesin bisa rusak parah.
Gejala Water Hammer
- Mesin tiba-tiba mati mendadak saat menerobos banjir.
- Terdengar suara benturan keras dari dalam mesin.
- Starter tidak bisa memutar mesin kembali, seolah ada benda besar yang mengganjal.
Dampak Fatal Water Hammer
- Kerusakan mekanis: piston bengkok, connecting rod patah, bahkan blok mesin retak.
- Biaya perbaikan tinggi: kerusakan akibat water hammer bisa mencapai puluhan juta rupiah.
- Risiko keselamatan: mobil mati mendadak di tengah banjir dapat membahayakan pengendara dan penumpang.
Kesalahan Umum Pengendara
Banyak pengendara yang memaksa menyalakan starter setelah mobil terendam banjir. Padahal, tindakan ini justru memperparah kerusakan karena air semakin menekan komponen mesin.
Cara Mencegah Water Hammer
- Hindari menerobos banjir jika ketinggian air sudah melebihi setengah ban mobil.
- Matikan mesin jika mobil terendam, jangan coba menyalakan starter.
- Segera periksa ke bengkel untuk memastikan kondisi mesin aman.
- Gunakan asuransi kendaraan yang mencakup risiko banjir agar tidak menanggung biaya besar.
Water hammer adalah mimpi buruk yang bisa menimpa siapa saja yang nekat menerobos banjir. Kerusakan yang ditimbulkan bukan hanya membuat mobil tidak bisa digunakan, tetapi juga menguras dompet. Bijaklah saat berkendara di musim hujan: lebih baik menunggu air surut daripada mempertaruhkan mesin mobil Anda. Ingat, keselamatan dan kondisi kendaraan jauh lebih berharga daripada sekadar terburu-buru sampai tujuan.
Baca Juga: Kaca Berembun Saat Hujan Mengganggu Pandangan? Begini Cara Mengatasinya!
Author: Imam Pramana
Editor: Tim Editor Nitro Pratama
Gambar: cintamobil.com
Sumber:
- Kompas.com. Inilah Bahaya Water Hammer pada Mobil. Diakses 31 Januari 2025.
https://otomotif.kompas.com/read/2025/01/31/151200515/inilah-bahaya-water-hammer-pada-mobil - Indsukma.com. Mengenal ‘Water Hammer’: Mimpi Buruk Mobil Saat Terjang Banjir. Diakses 16 Desember 2025.
https://www.indsukma.com/2025/12/mengenal-water-hammer-mimpi-buruk-mobil.html - GridOto.com. Bahaya Memaksa Starter Mobil Setelah Kebanjiran, Efeknya Bikin Ngeri!. Diakses 2025.
https://otomotifnet.gridoto.com/read/233989744/bahaya-memaksa-starter-mobil-setelah-kebanjiran-efeknya-bikin-ngeri






