Berkendara di tengah hujan membutuhkan kewaspadaan ekstra. Jalanan yang licin, jarak pandang terbatas, serta kondisi cuaca yang tak menentu sering kali menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Namun, ada satu faktor yang kerap diabaikan oleh pengendara, yaitu garis marka jalan. Padahal, marka jalan justru dapat menjadi sumber bahaya serius saat permukaannya basah akibat hujan.
Apa Itu Garis Marka Jalan?
Garis marka jalan adalah tanda berupa garis membujur, melintang, atau simbol tertentu di permukaan jalan yang berfungsi mengatur lalu lintas, memberikan peringatan, serta membagi jalur kendaraan. Marka ini biasanya dibuat menggunakan cat khusus yang mengandung bahan reflektif agar terlihat jelas, terutama pada malam hari.
Mengapa Garis Marka Jalan Berbahaya Saat Hujan?
Saat hujan turun, permukaan marka jalan menjadi jauh lebih licin dibandingkan aspal biasa. Hal ini disebabkan oleh:
- Lapisan Cat yang Halus
Cat marka jalan memiliki tekstur lebih licin, terlebih ketika basah. Gesekan antara ban dan permukaan jalan pun berkurang drastis. - Penurunan Daya Cengkeram Ban
Ketika ban kendaraan melintas atau mengerem tepat di atas marka jalan basah, risiko ban tergelincir (slip) meningkat. - Efek Aquaplaning Lokal
Air yang menggenang tipis di atas marka dapat memicu aquaplaning, terutama pada kecepatan tinggi. - Risiko Lebih Besar bagi Pengendara Motor
Pengendara sepeda motor paling rentan kehilangan keseimbangan saat melintas atau berbelok di atas garis marka.
Situasi Paling Berbahaya
- Saat mengerem mendadak di atas marka zebra cross.
- Ketika berbelok atau menikung melewati marka garis utuh.
- Saat berakselerasi di persimpangan dengan banyak marka jalan.
- Ketika hujan baru turun, karena campuran air dan debu membuat permukaan semakin licin.
Tips Aman Berkendara Saat Melewati Marka Jalan di Hujan
- Kurangi kecepatan, terutama di area persimpangan.
- Hindari pengereman atau manuver mendadak di atas marka.
- Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
- Pastikan kondisi ban masih layak dan tidak gundul.
- Fokus dan antisipasi marka jalan sebagai titik rawan selip.
Garis marka jalan memang berfungsi sebagai penunjuk dan pengatur lalu lintas, namun di tengah hujan, keberadaannya bisa menjadi ancaman tersembunyi. Kesadaran dan kewaspadaan pengendara adalah kunci utama untuk menghindari kecelakaan. Dengan memahami bahaya marka jalan saat hujan dan menerapkan teknik berkendara yang aman, perjalanan tetap bisa berlangsung selamat hingga tujuan.
Baca Juga: Waspada Ancaman Tersembunyi Water Hammer Saat Mobil Menerjang Banjir
Author: Imam Pramana
Editor: Tim Editor Nitro Pratama
Gambar: hotmixindo.com
Sumber:
- Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Perlengkapan Jalan dan Marka Jalan.
- Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tips Keselamatan Berkendara Saat Musim Hujan.
- World Health Organization (WHO). Road Safety and Traffic Injury Prevention.
- National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Wet Roadway Safety and Skidding Risks.






