Blog Artikel

Mengetahui Potensi Bahaya Aquaplaning: Risiko dan Cara Pencegahannya

Aquaplaning, atau hydroplaning, adalah salah satu fenomena berbahaya yang sering terjadi saat berkendara di jalan basah atau tergenang air. Kondisi ini dapat menyebabkan kendaraan kehilangan traksi dengan permukaan jalan, sehingga pengemudi kehilangan kendali. Memahami potensi bahaya aquaplaning, risiko yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan yang tepat sangat penting untuk menjaga keselamatan di jalan raya.

1. Apa Itu Aquaplaning?

Aquaplaning terjadi ketika lapisan air di permukaan jalan menghalangi ban kendaraan untuk bersentuhan langsung dengan aspal. Akibatnya, ban seolah “mengapung” di atas air dan kehilangan daya cengkeram. Kondisi ini biasanya dipicu oleh:

  • Kecepatan tinggi di jalan basah
  • Ban aus atau tidak sesuai spesifikasi
  • Tekanan ban yang tidak tepat
  • Genangan air yang cukup dalam

2. Risiko Aquaplaning

Aquaplaning bukan sekadar gangguan kecil, melainkan ancaman serius bagi keselamatan. Beberapa risiko yang dapat terjadi antara lain:

  • Kehilangan kendali kendaraan: Pengemudi sulit mengarahkan setir atau mengerem.
  • Kecelakaan fatal: Potensi tabrakan dengan kendaraan lain atau keluar jalur.
  • Kerusakan kendaraan: Benturan akibat kecelakaan bisa merusak komponen penting.
  • Bahaya bagi penumpang dan pengguna jalan lain: Risiko cedera serius bahkan kematian.

3. Cara Mencegah Aquaplaning

Untuk mengurangi risiko aquaplaning, pengemudi dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Kurangi kecepatan saat hujan atau di jalan basah
  • Periksa kondisi ban secara rutin: Pastikan ban tidak aus dan memiliki alur yang cukup dalam.
  • Jaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan
  • Hindari genangan air jika memungkinkan
  • Gunakan ban berkualitas dengan daya cengkeram baik
  • Jaga jarak aman dengan kendaraan lain

Aquaplaning adalah fenomena yang sering diremehkan, padahal dampaknya bisa sangat fatal. Dengan memahami penyebab, risiko, dan cara pencegahannya, pengemudi dapat lebih waspada dan mengambil langkah antisipatif. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap orang lain. Oleh karena itu, selalu utamakan kehati-hatian, terutama saat berkendara di kondisi hujan atau jalan basah.

Baca Juga: Water Hammer, Ancaman Tersembunyi Saat Mobil Menerjang Banjir

Author: Imam Pramana
Editor: Tim Editor Nitro Pratama
Sumber:

  1. Winaz Kreasi Indonesia. (2025). Bahaya Aquaplaning dan Cara Mencegahnya. Diakses dari: https://winazkreasiindonesia.com/2025/01/11/bahaya-aquaplaning-dan-cara-mencegahnya/
  2. Wuling. (2025). Aquaplaning, Bahaya dan Cara Mengatasinya. Diakses dari: https://wuling.id/id/blog/autotips/aquaplaning-bahaya-dan-cara-mengatasinya
  3. Universitas Negeri Surabaya (UNESA). (2024). Aquaplaning: Bahaya dan Cara Mencegahnya. Diakses dari: https://mesin.ft.unesa.ac.id/post/aquaplaning-bahaya-dan-cara-mencegahnya

Post A Comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.